Asosiasi Travel Umrah tak Masalahkan Visa Progresif

Bagikan Via

BELAKANGAN beredar kabar diberlakukannya biaya visa progresif ibadah umrah oleh pemerintah Arab Saudi. Menanggapi hal itu, asosiasi biro travel di Tanah Air menyatakan kebijakan tersebut tidak bisa dihindari dan sepatutnya harus diikuti.

Ketua Himpunan Penyelenggara Umroh dan Haji (Himpuh) Baluki Ahmad mengatakan keputusan pemerintah Arab Saudi tersebut tidak bisa dihindari. Ia menambahkan belum ada dampak secara bisnis dari kebijakan tersebut.

“Kami sudah memahami. Tahun kemarin sudah diberlakukan (visa berbayar),” ujarnya saat dihubungi, Jumat (13/10).

Secara terpisah, Wakil Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Haji, Umrah, dan Inbound Indonesia (Asphurindo) Hafidz Taftazani juga mengatakan peraturan itu merupakan kewenangan Arab Saudi yang tidak bisa diintervensi.

Karena itu, ia mengaku realistis menanggapi penerapan visa progresif tersebut. “Kita tidak bisa berbuat apa-apa, memang. Tinggal terima saja,” ucapnya.

Hafidz mengatakan sejak tahun lalu pengurusan visa umrah memang sudah dikenakan biaya. Ia menghitung total pengeluaran visa tersebut sekitar US$65-US$70 per jemaah. Namun, ia mengatakan tidak mengetahui perinciannya. Yang pasti, kata Hafidz, biaya itu saat ini tidak berdampak kepada menurunnya minat jemaah.

“Tahun lalu sudah berjalan (visa berbayar), tidak ada masalah,” tambahnya.

Uniknya, saat dikonfirmasi ke Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi, mereka mengaku belum mengetahui kebijakan tersebut. Kepala Bidang Media Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, Ahmad Suryana mengaku tidak memahami perihal kenaikan biaya pengurusan visa untuk umrah ke Tanah Suci yang mencapai dua kali lipat.

“Wah, itu kurang tahu lagi. Amphuri (Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia), Himpuh (Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji) pasti tahu. Soalnya mereka yang biasa ngurus,” ungkapnya saat dihubungi Media Indonesia, Jakarta, Jumat (13/10).

Tercatat, tahun lalu pengenaan biaya tambahan pengurusan visa umrah sebesar US$15 diberlakukan. Kini, pada musim umrah 2017-2018, biaya tambahan pengurusan visa naik dua lipat, menjadi US$30 per visa umrah. (X-12)

 

Sumber : http://mediaindonesia.com/news/read/127128/asosiasi-travel-umrah-tak-masalahkan-visa-progresif/2017-10-13

Tertarik Menjadi Mitra Perjalanan Kami?

Isi formulir pendaftaran dengan mengklik tombol dibawah

Social Media Kami

TELEPON
WhatsApp