Melirik Peluang Bisnis Travel dan Leisure

Bagikan Via

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Melihat potensi bisnis leisure yang semakin tinggi dengan bergesernya pola konsumsi masyarakat dari Goods ke Experience menjadikan Bisnis Travelling menjadi salah satu bisnis yang cukup menjanjikan.

Meskipun di tengah serangan online travel yang memberikan penawaran dan pilihan yang memudahkan konsumen.

Menyadari peluang tersebut, dan berangkat dengan background di bidang jasa organizer, Mawardha DJ selaku founder PT Radja Safari Wisata, mencoba melahirkan bisnis Tour & Travel yang fokus pada bidang pelayanan Umroh & Haji serta Wisata Moslem dan Halal.

“Berawal dari passion melayani disertai dengan hobi travelling, saya melihat kecendrungan konsumsi saat ini lebih kepada pemenuhan lifestyle ditunjang dengan fenomena kekinian yang mengarahkan proses exposure pada media sosial,” katanya kepada Tribun, Selasa (26/12/2017).

Menurutnya, travelling berubah dari kebutuhan kedua menjadi kebutuhan utama bagi para komunitas, pekerja, keluarga dari berbagai kalangan.

Banyaknya pilihan wisata serta metode yang saat ini mudah diakses menjadikan liburan sebagai salah satu pilihan belanja yang menyenangkan.

Kata Mawardha, bisnis ini menjanjikan, tapi juga sarat dengan kompetisi yang cukup tinggi terutama pada online.

Seperti diketahui porsi penjualan tiket saat ini telah tergerus oleh fenomena travel online dengan pilihan harga murah dan kemudahan bertransaksi.

Di penjualan jasa umrah juga tak kalah pelik, persaingan dengan travel dengan mekanisme Ponzi dengan harga yang sangat irasional, menjadi momok yang sulit digeser mengalahkan opini masyarakat.

Bergabung di Asosiasi Amphuri & Asita, Radja Safari Wisata mencoba untuk memetakan segmen dan tetap berdasar pada aturan main dalam penentuan harga.

“At the end, pilihan layanan, dan threatment ke konsumen akan tetap punya tempat di konsumen,” ucap Wardha.

Ketimbang membanting harga untuk meraup konsumen sebanyak-banyaknya, lebih baik fokus mengeluarkan banyak paket serta kemudahan dan pilihan bertransaksi yang memudahkan ke konsumen.

Saat ini banyak sekali metode pembayaran mulai dari cicilan, dana talangan dari Perbankan dan Pembiayaan, sehingga calon Jamaah tidak perlu menunggu lama untuk berangkat beribadah ke Baitullah.

Selain umrah, Radja Safari juga sedang membangun wisata muslim dan halal, meski bukan destinasi wisata moslem tapi dengan menyediakan makanan halal dan tetap dapat beribadah tepat waktu menjadi salah satu misinya.

Dari backpacker sampai private tour, perusahaan travel ini melayani tour ke Singapore, Kuala Lumpur, Bangkok, Hongkong, Jepang, Korea, Eropa, Turkey dan wisata Jejak rasul ke Mesjid Aqsa Jerussalem.

Perusahaan travel yang berkantor di Jl Toddopuli X ini juga sedang membangun jaringan dengan mencoba membuka berbagai agen di berbagai daerah, sehingga dapat memfasilitasi calon jamaah atau konsumen yang berada diluar kota.

“Bisnis ini bisnis networking, semakin banyak jaringan semakin besar peluang berkembang,”tutup Wardha.(*)

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Melirik Peluang Bisnis Travel dan Leisure, http://makassar.tribunnews.com/2017/12/26/melirik-peluang-bisnis-travel-dan-leisure?page=2.
Penulis: Nurul Adha Islamiah
Editor: Anita Kusuma Wardana

 

Tertarik Menjadi Mitra Perjalanan Kami?

Isi formulir pendaftaran dengan mengklik tombol dibawah

Social Media Kami

TELEPON
WhatsApp